Advertise

 
Showing posts with label Berita Metals. Show all posts
Showing posts with label Berita Metals. Show all posts
Tuesday, 23 July 2013

Emas berjangka naik mencapai level $1.336 per ounce HOT NeWS

0 komentar
NMForex Emas berjangka naik mencapai level $1.336 per ounce.Emas berjangka naik mencapai level $1.336 per ounce HOT NeWSEmas berjangka di perdagangkan lebih tinggi  pada perdagangan elektronik di hari selasa, Menambahkan kenaikan kuat pada metal pada 1 hari rally ketimbang dalam 1 tahun.


Emas untuk pengiriman Desember naik 90 sen atau 0.1% menjadi $1.338.20 per ounce, Emas berjangka August naik $43.10 atau 3.3% menjadi 1.336 per ounce pada Comex division di New York Mercantile Exchange. Yang mewakili kenaikan presentase tertinggi dalam 1 hari sejak Juni 29 tahun 2012 silam.

Kontribusi untuk kenaikan yang terjadi pada hari Senin lalu untuk menutup pendek dan pembelian teknis baru “dimana pembelian berhenti ketika harga mencapai resisentsi grafik pada level $1.300.
Penurunan yang terjadi pada dollar AS terhadap mata uang lokal Negara lain  di support juga oleh emas, penurunan pada greenback membuat harga metal dan komoditi lainnya lebih murah terhadap mata uang dolar AS .

 Emas berjangka naik  selama 3 pekan setelah Bernanke menyatakan  bahwa Bank Sentral terlalu cepat menentukan penguran pada pembelian obligasi pada pertemuan September. Kebijakan moneter diukur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dianggap mendukung harga emas.

Pada tahun ini harga emas masih turun 20%, sebagian besar menghawatirkan  penguatan ekonomi AS yang memacu the Fed untuk mengikat pembelian aset. Arus data keluar dari  pertukaran perdagangan emas dicatat lebih awal pada tahun ini yang membuat investor khawatir adanya penurunan stimulus.
Diperdagangan metal lainnya pada hari selasa(22/6) pada harga silver di bulan September turun 6 sen atau 0.4% menjadi $20.43 per ons diikuti kenaikan pada hari senin di level $1.05% atau 5.4%.

Pada cooper di bulan September naik 1 sent atau 0.3% menjadi $3.19 per pound dan platinum di bulan Oktober naik $6 atau 0.4% yang di perdagangkan pada level $1.454 per ons.
  Sugeng Riyadi 23 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/80165/emas-berjangka-naik-mencapai-level-1-336-per-ounce
Emas berjangka naik mencapai level $1.336 per ounce
Read more...
Wednesday, 3 July 2013

Harga Emas turun, jelang NFP dan libur AS

0 komentar
Harga Emas turun, jelang NFP dan libur ASFinanceroll - Harga emas dalam perdagangan di hari Selasa berakhir turun, berbalik dari kenaikan sebelumnya sebesar hampir 4% yang terjadi dalam dua sesi perdagangan setelah data ekonomi AS menyatakan order manufaktur AS di bulan mei besarannya lebih baik dari perkiraan.

Untuk kontrak pengiriman bulan Agustus, harga emas terkoreksi $12.30, atau turun 1%, ke harga $1,243.40 per ons di bursa Comex -  New York Mercantile Exchange. Harga emas anjlok setelah data order manufaktur AS di bulan Mei dinyatakan naik 2.1% oleh Departemen Perdagangan AS, atau lebih baik dari perkiraan awal sebesar 1.9%.

Hari Kamis, pasar akan libur merayakan Hari Kemerdekaan AS dan Jumat aka nada data mengenai Non Farm Payroll, kondisi ini membuat pasar bersikap hati-hati dan menunggu sentiment yang lebih pasti. Melihat kecenderungan yang ada, dimana pasar tertatih untuk menembus  area resistensi di $1,270/1,275, kedepannya pasar terlihat masih akan bearish.

Potensi menguatnya Dolar AS seiring dengan spekulasi yang menguat bahwa The Fed akan memperlunak kebijakan moneternya setelah data-data ekonomi AS mengkonfirmasi lajur perbaikannya. Dengan menguatnya Dolar AS akan meluruhkan daya tarik emas. Bahkan Barclays sendiri mengikuti Goldman Sachs, Deutsche Bank, Morgan Stanley dan HSBC yang telah memangkas proyeksi harga emas di tahun ini, dengan hanya memperkirakan harga emas di harga $1,393 per ons dari sebelumnya di $1,483 per ons. Harga emas diperkirakan semakin meluruh di kuartal kedua ini. (@hqeem)
David 03 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/78303/harga-emas-turun-jelang-nfp-dan-libur-as
Read more...
Tuesday, 2 July 2013

Harga emas berakhir naik $33, terdorong melemahnya Dolar AS

0 komentar
Harga emas berakhir naik $33, terdorong melemahnya Dolar ASFinanceroll – Harga emas berakhir menguat dalam perdagangan komoditi di hari Senin (01/07) setelah mendapat dukungan dari terkoreksinya Dolar AS. Untuk kontrak pengiriman bulan Agustus, harga emas berakhir naik $33 per ons ke harga $1,255.70 per ons di bursa NYMEX. Sepanjang kuartal kedua ini, harga emas telah terkoreksi sebesar 23%.

Sepanjang kuartal kedua ini, harga emas telah terkoreksi sebesar 23%, yang tercatat di perdagangan hari Jumat. Saat pasar menembus level support pada perdagangan sebelumnya, bertendensi untuk melakukan gerakan tolakan dan pada hari ini berbalik arah dengan menguat tajam pula.

Menguatnya Dolar AS pada perdagangan sebelummya telah memberikan dorongan jatuhnya harga emas sedemikian rupa. Kondisi ini menjadikan emas sebagai asset utama melawan inflasi memudar. Sikap Deutsche Bank yang menyarankan kepada klien-kliennya untuk mempertimbangkan kemungkinan the Federal Reserve AS akan memperlambat kebijakan kuantitatif, namun data ekonomi terkini dari Cina yang menyatakan pertumbuhan mereka mengalami perlambatan telah membuat investor berani membeli kembali paska jatuhnya harga di hari Jumat.

Secara terpisah, Cina menyatakan adanya perlambatan dalam sector manufacturing di bulan Juni, bahwa indek PMI meteka turun ke 50.1 dari 50.8 di bulan Mei. Indek ISM AS menyatakan kenaikan angkanya menjadi 50.9% dibulan Juni dari 49 % dibulan Mei.

Jatuhnya harga emas yang sedemikian dalam membuat sebagian investor berspekulasi dan masuk ke pasar saat harga dianggap terlalu rendah.
 
Lukman 02 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/78125/harga-emas-berakhir-naik-33-terdorong-melemahnya-dolar-as
Read more...
Thursday, 27 June 2013

Harga emas turun, merayap dilevel bawah. Estimasi semester kedua

0 komentar
Harga emas turun, merayap dilevel bawah. Estimasi semester keduaFinanceroll – Harga emas kembali turun pada perdagangan Rabu (26/06) terpukul hingga mencapai posisi termurahnya dalam beberapa tahun ini atas kenaikan ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan memperlambat kebijakan stimulusnya akhir tahun ini.

Harga emas untuk kontrak pengiriman  bulan Agustus berakhir turun $45.30, atau 3.6%, ke $1,229.80 per ons  di bursa New York Mercantile Exchange. Sepanjang kuartal ini Emas terkoreksi 23%.  Dalam minggu ini, terkoreksi hampir 4.5% dan sudah jatuh 11.6% selama sebulan ini. Pasar nampak dibayangi harapan bahwa suku  bunga akan kembali di naikkan dalam batas normal oleh The Fed kala mereka akan mulai mengurangi kebijakan stimulusnya.

Kombinasi sentiment menguatnya Dolar AS dengan berbagai data ekonomi AS serta Cina dan Eropa telah membuat pasar terpapar. Harapan akan pengurangan kebijakan kuantitatif mengemuka, seiring fakta kondisi ekonomi yang membaik. Ketika Departemen Perdagangan AS melaporkan kenaikan PDB di kuartal pertama tahun ini yang mencapai 1.8% , masih dibawah estimasi sebesar 2.3%, bursa saham menguat tajam hingga tiga angka kenaikannya. Hal ini juga membuat tekanan jual yang melanda bursa komoditi tertahan. Sebaliknya, saat data ekonomi AS menyatakan penjualan hunian baru mengalami kenaikan 2.1% dibulan Mei, Dolar langsung menguat kembali dan memberikan pukulan bagi harga emas sedemikian hebatnya pula.

Beberapa lembaga telah menurunkan estimasi harga emas dalam minggu-minggu ini, diantaranya Wells Fargo, Goldman Sachs, Credit Suisse dan HSBC. Harga emas diperkirakan akan tertekan dalam semester kedua tahun ini, potensi perubahan kebijakan The Fed mengemuka dan dengan dukungan ekspektasi fundamental ekonomi AS yang membaik maka akan semakin membuat harga emas turun. Diperkirakan di akhir tahun ini, harga emas bisa terkoreksi hingga dalam kisaran $1,225 hingga $1,325, meski sebelumnya sempat diperkirakan lebih tinggi antara $1,475 hingga $1,525 per ons. Target inflasi AS diperkirakan dikisaran 2% hingga 2.5%.

Sentimen positif yang bisa mendorong kenaikan harga emas adalah kebutuhan akan lindung nilai atas investasi para investor dengan potensi kenaikan krisis geo politik yang bisa membawa kenaikan harga komoditi, terutama sekali minyak mentah. Kenaikan bursa komoditi lazimnya akan diikuti dengan komoditi lainnya pula. Disisi lain, arus likuiditas dari Bank-bank sentral telah menggelembungkan obligasi sedemikian rupa dimana dalam jangka panjang akan menimbulkan konsekuensi dan hal ini akan menjadi landasan baru bagi kenaikan harga emas.
Sugeng Riyadi 27 Jun, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77825/harga-emas-turun-merayap-dilevel-bawah-estimasi-semester-kedua
Read more...

Harga Emas Turun Ke Posisi Rendah 3 Tahun Paska Dirilisnya Data PDB AS

0 komentar
Harga Emas Turun Ke Posisi Rendah 3 Tahun Paska Dirilisnya Data PDB ASFinanceroll - Harga emas telah turun ke posisi rendah 3 tahun setelah dirilisnya data pertumbuhan ekonomi AS yang mengakibatkan banyak investor menjual emas dan berpindah untuk berinvestasi saham.
Pada laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS hari ini, telah menunjukkan bahwa produk domestik bruto AS telah naik menjadi 1.8% dari 3 bulan terakhir yang terhitung sejak Maret 2013, dengan belanja konsumen AS yang turun menjadi 2.6% dari 3.4%.
Selama berlangsung perdagangan di sesi AS hari ini, harga emas pengiriman Agustus turun dengan diperdagangkan di level 1,228. 15 per troy ounce di Comex, AS. Harga emas telah naik dari sesi rendah 1.223.45 per troy ounce, dimana harga emas cenderung menemukan level support di level $1,211.50 per troy ounce dan level resistance di level 1,300.55.
Sementara itu, pada perdagangan logam lainnya pada divisi Comex di New York Mercantile Exchange, untuk perak pengiriman September diperdagangkan di level $18.55 per troy ounce, dilanjutkan dengan tembaga pengiriman September diperdagangkan di level $3.05 per pound.
RAYJAYA SUMEDI 27 Jun, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77790/harga-emas-turun-ke-posisi-rendah-3-tahun-paska-dirilisnya-data-pdb-as
Read more...

Emas dan komoditi menderita, menuju rekor kuartal penurunan

0 komentar
Emas dan komoditi menderita, menuju rekor kuartal penurunanFinanceroll~Emas jatuh ke posisi terendah sebagai rekor penurunan kuartalan, karena membaiknya data ekonomi AS atas kebijakan Federal Reserve dalam mengurangi stimulus. Perak berjangka jatuh ke level terendah sejak Agustus 2010.
Kerugian sekitar $ 60 miliar dana yang diperdagangkan di bursa kepemilikan produk tahun ini karena investor telah kehilangan kepercayaan pada emas sebagai penyimpan nilai. Kurangnya percepatan inflasi dan meningkatnya kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global juga telah menyakiti perak, platinum dan paladium.
Aksi jual ini merupakan kelanjutan dari respon terhadap kekhawatiran atas meruncingnya stimulus Fed," bukti pembelian fisik lebih banyak dan permintaan dari bank sentral meningkat, namun hal itu tidak dapat menahan laju penurunan pergerakan emas.
Emas untuk pengiriman segera turun sebanyak 4,2% menjadi $ 1,224.18 per ons, berada di $ 1,235.02. Sedangkan untuk pengiriman Agustus turun 3,2% menjadi $ 1,234.30 di Comex. Perak berjangka untuk pengiriman September jatuh 4,1% menjadi $ 18,745 per ons di New York setelah menyentuh $ 18,385.
Harga emas yang telah jatuh di bawah rendah minggu lalu kemungkinan didorong aksi jual  lantaran alasan teknis. Indeks kekuatan relatif 14-hari emas berada di 24, di bawah level 30 yang mengindikasikan rebound mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Aset di SPDR Gold Trust turun 16,2 metrik ton menjadi 969,5 ton kemarin, terendah sejak Februari 2009. Jumlah investasi di emas turun ke level terendah sejak 2010. Dolar naik untuk sesi keenam terhadap mata uang utama lainnya, menuju reli terpanjang dalam 13 bulan. @RJs
RAYJAYA SUMEDI 27 Jun, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77788/emas-dan-komoditi-menderita-menuju-rekor-kuartal-penurunan
Read more...
Wednesday, 26 June 2013

Harga Emas Menurun Tajam, Goldman Sachs Dan HBSC Pangkas Target Harga Emas

0 komentar
Harga Emas Menurun Tajam, Goldman Sachs Dan HBSC Pangkas Target Harga EmasFinanceroll - Harga emas pada hari Rabu(26/6), telah turun tajam dengan menyentuh level terendah sejak September 2010, setelah dirilisnya data ekonomi AS dan kekhawatiran atas sistem keuangan China, dilanjutkan dengan pemangkasan target harga emas oleh Goldman Sachs dan HSBC.
Kekhawatiran atas krisis kredit dalam sistem perbankan telah menurun, setelah PBOC mengatakan bank sentral akan mengarahkan suku bunga kepada kisaran yang wajar. Sedangkan data ekonomi AS yang dirilis pada hari Rabu kemarin, menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen AS.
Sementara itu, Goldman Sachs juga memangkas perkiraan harga emas hingga akhir tahun 2013 menjadi $1,300 per ounce dari $1,435, dilanjutkan dengan HSBC yang menurunkan perkiraan harga emas menjadi $1,396 dari $1,542 per ounce di tahun 2013 dan pada 2014 harga emas menjadi $1,435 dari $1,600.
Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa hari ini, harga emas pengiriman Agustus pada divisi Comex di New York Mercantile Exchange, telah turun dengan diperdagangkan di level 1,234.80 per troy ounce.
Aditya Arief 26 Jun, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77740/harga-emas-menurun-tajam-goldman-sachs-dan-hbsc-pangkas-target-harga-emas
Read more...

Harga Emas berakhir turun, dibenamkan Data ekonomi AS

0 komentar
Harga Emas berakhir turun, dibenamkan Data ekonomi ASFinanceroll – Perdagangan emas di sesi Amerika Serikat diawali dengan kenaikan harga emas namun kemudian diikuti dengan aksi jual lanjutan, menyusul data ekonomi AS yang positif sehingga meningkatkan ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral AS akan mulai memperlunak kebijakan ekonomi moneternya yang bertolak pada upaya merangsang perekonomian, sehingga membuat Dolar AS menguat atas mata uang lainnya dan menjatuhkan Obligasi pemerintah.

Harga emas berakhir turun untuk pengiriman bulan Agustus sebesar $2, atau 0.1%, ke $1,275.10 per ons. Harga emas sempat naik ke $1,289 per ons namun kembali tertekan setelah data ekonomi AS yang membuat Dolar AS menguat kembali.

Data ekonomi AS atas penjualan stok hunian  mengalami kenaikan yang cepat dalam lima tahun terkini sehingga membuat Emas melemah. Disisi lain juga terjadi kenaikan kepercayaan konsumen untuk bulan Juni, dimana indek kepercayaan konsumen mengalami kenaikan.

Sementara itu, kepemilikan emas kembali menurun dengan kenaikan yield Obligasi, yang lebih memungkinkan The Fed untuk memberikan likuiditas yang lebih sedikit dalam bulan-bulan yang akan datang. Data kenaikan lapangan kerja disisi lainnya akan membuat suku bunga bank sentral naik.

Paska pernyataan Gubernur Bank Sentral AS pada minggu lalu, haruslah diakui bahwa saat ini sulit bagi Emas untuk tetap mempertahankan harganya di level –premium. Dalam pidatonya, Bernanke menyatakan siap sedia memperlunak arus moneter yang masuk dalam perekonomian AS setidaknya akhir tahun ini. Akibat pernyataan ini, yield Obligasi AS naik sehingga meluruhkan daya tarik emas dan membuat Dolar AS menguat kembali.

Pasar juga mengkhawatirkan akan kondisi kredit di Cina sebagai negara perekonomian kedua terbesar dunia. Masalah kredit di Cina membuat pasar khawatir akan menggangu perekonomian Cina yang akan berimbas pada perekonomian global. Kondisi ini juga memicu kenaikan yield Obligasi AS dan meningkatkan ketidak pastian akan perekonomian AS sehingga memicu aksi jual secara besar-besaran dalam beberapa hari ini. Dalam beberapa hari kedepan, diperkirakan perdagangan akan berlangsung lebih sepi, dengan demikian harga emas masih akan sulit untuk stabil dengan ketiadaannya sentiment yang cukup segar.
Hendi Suhendi 26 Jun, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77667/harga-emas-berakhir-turun-dibenamkan-data-ekonomi-as
Read more...

Harga emas, terombang-ambing kebijakan AS

0 komentar
Financeroll – Perdagangan emas di sesi Amerika Serikat diawali dengan kenaikan harga emas namun kemudian diikuti dengan aksi jual lanjutan, menyusul data ekonomi AS yang positif sehingga meningkatkan ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral AS akan mulai memperlunak kebijakan ekonomi moneternya yang bertolak pada upaya merangsang perekonomian, sehingga membuat Dolar AS menguat atas mata uang lainnya dan menjatuhkan Obligasi pemerintah.

Untuk kontrak pengiriman bulan Agustus, harga emas diperdagangkan di $1,274.40 per ons  atau turun $2.70, sekitar 0.2%, harga emas sempat naik ke $1,289 per ons meski kemudian turun. Data ekonomi AS atas penjualan stok hunian  mengalami kenaikan yang cepat dalam lima tahun terkini sehingga membuat Emas melemah. Disisi lain juga terjadi kenaikan kepercayaan konsumen untuk bulan Juni, dimana indek kepercayaan konsumen mengalami kenaikan.

Sementara itu, kepemilikan emas kembali menurun dengan kenaikan yield Obligasi, yang lebih memungkinkan The Fed untuk memberikan likuiditas yang lebih sedikit dalam bulan-bulan yang akan datang. Data kenaikan lapangan kerja disisi lainnya akan membuat suku bunga bank sentral naik.

Paska pernyataan Gubernur Bank Sentral AS pada minggu lalu, haruslah diakui bahwa saat ini sulit bagi Emas untuk tetap mempertahankan harganya di level –premium. Dalam pidatonya, Bernanke menyatakan siap sedia memperlunak arus moneter yang masuk dalam perekonomian AS setidaknya akhir tahun ini. Akibat pernyataan ini, yield Obligasi AS naik sehingga meluruhkan daya tarik emas dan membuat Dolar AS menguat kembali.

Pasar juga mengkhawatirkan akan kondisi kredit di Cina sebagai negara perekonomian kedua terbesar dunia. Masalah kredit di Cina membuat pasar khawatir akan menggangu perekonomian Cina yang akan berimbas pada perekonomian global. Kondisi ini juga memicu kenaikan yield Obligasi AS dan meningkatkan ketidak pastian akan perekonomian AS sehingga memicu aksi jual secara besar-besaran dalam beberapa hari ini. Dalam beberapa hari kedepan, diperkirakan perdagangan akan berlangsung lebih sepi, dengan demikian harga emas masih akan sulit untuk stabil dengan ketiadaannya sentiment yang cukup segar.
Lukman 26 Jun, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77646/harga-emas-terombang-ambing-kebijakan-as
Read more...
Tuesday, 25 June 2013

Investor memprediksi harga emas jatuh lebih dalam

0 komentar
Harga Emas TerupdateFinanceroll~Emas secara tradisional dipandang sebagai penyimpan nilai yang aman pada saat kelemahan ekonomi yang lebih luas, dan dicari sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang pada pelonggaran kebijakan moneter dari bank sentral.

Dalam perdagangan emas berjangka dan opsi banyak spekulan mengurangi posisi net-long mereka sebesar 29% menjadi 38.951, data US Commodity Futures Trading Commission menunjukkan. Kepemilikan kontrak pendek melonjak 14%. Pasar komoditas turun 2,2% karena investor melakukan aksi jual pada tembaga dan gandum.

Emas berjangka turun 6,9% pada pekan lalu dan berada di $ 1.281 per ons hari ini, sempat terendah pada 21 juni mencapai $ 1,268.70, terendah sejak 16 September 2010. Indeks komoditas GSCI  turun 3,4% untuk seminggu dan indeks MSCI All-Country World dari ekuitas turun 3,2%. Kepemilikan emas dalam ETPS global turun 533,3 metrik ton tahun ini, investor menjual lebih 285 ton  Aset di SPDR Gold Trust, merosot di bawah 1.000 ton untuk pertama kalinya pada pekan lalu. Menurut perkiraan Societte Generae harga emas akan turun menjadi rata-rata sebesar $ 1.200 pada kuartal keempat. Sedangkan Credit Suisse memperkirakan emas bisa mencapai US $ 1.100 dalam 12 bulan.

Goldman Sachs memangkas prospek harga emas untuk tahun ini dan tahun berikutnya, karena faktor gambaran cerah ekonomi AS. Bank memprediksikan emas untuk tahun ini di $ 1.300 per troy ons, turun 9,4% pada perkiraan sebelumnya. Dan pada 2014 mereka memperkirakan emas berada di $ 1.050 per ons, turun 17,3% pada prospek awal.

Harga emas anjlok 6,3% dalam satu sesi pekan lalu setelah Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke mengatakan bank sentral AS bisa mulai meredakan program pembelian obligasi senilai $ 85 miliar akhir tahun ini. Ia juga mengatakan bank bahkan bisa menghentikan pembelian tahun depan jika pertumbuhan ekonomi membaik, tingkat pengangguran turun dan inflasi bergerak mendekati target 2%.Program pembelian obligasi Fed telah menjadi dukungan besar untuk harga emas dalam beberapa tahun terakhir.

Pembelian emas yang dilakukan oleh bank sentral tidak akan cukup untuk mengimbangi penurunan harga saat ini. Bank-bank sentral di negara-negara emerging market telah meningkatkan kepemilikan emas mereka selama beberapa tahun terakhir sebagai reaksi terhadap krisis utang yang mempengaruhi cadangan mata uang seperti dolar AS dan euro. Hal ini telah membantu harga emas menopang dengan menyerap pasokan.

Harga emas lebih rendah seharusnya mendorong produsen untuk kembali memproduksi , bagaimanapun  harga masih harus mencari dukungan jangka panjang di $ 1,200 per ons, menurut bank. Spot emas hari ini  turun 1,1% pada $ 1,283.40 per troy ons. @RJs

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77507/investor-memprediksi-harga-emas-jatuh-lebih-dalam
Read more...
 
NMForex © 2011 Main Blogger & Blogger Template & Blogging Stuff

Partner your sharing, education, business, and financial investment