Advertise

 
Showing posts with label Berita Index. Show all posts
Showing posts with label Berita Index. Show all posts
Monday, 22 July 2013

Kospi Naik 0,7%, Sektor Teknologi Pimpin Kenaikan

0 komentar
Kospi Naik 0,7%, Sektor Teknologi Pimpin Kenaikan[NMForex] Financeroll - Bursa Seoul naik pada hari Senin (22/7) , didukung oleh berita dari keputusan Cina untuk menghilangkan kontrol pada suku bunga kredit perbankan. Indeks Kospi naik 0,7% pada 1,884.99 poin, menghentikan penuruan dalam dua hari kemarin.

Saham Agabang & Co dan Boryung Medience Co Ltd masing-masing melonjak limit harian mereka 15%. KOSPI 200 benchmark saham inti naik 0,9%, sedangkan junior KOSDAQ naik tipis 0,5% lebih tinggi.Dua berita keuangan global utama pada akhir pekan yang membantu pasar saat ini. Suku bunga kredit perbankan yang lebih liberal, dan menjadi komitmen vokal negara G20 untuk mendukung ekonomi.

BOC menyatakan pada hari Jumat, telah menghapus suku bunga kredit untuk bank-bank komersial, dimana mereka akan dapat menurunkan suku sebanyak yang mereka lihat cocok untuk menarik nasabah. Langkah menaikkan harapan bahwa kredit murah akan membantu mendukung pelunakan ekonomi.

Cina adalah pasar ekspor terbesar setelah Korea Selatan. Kelompok 20 negara berjanji pada hari Sabtu untuk menempatkan pertumbuhan sebelum penghematan dan berusaha untuk menghidupkan kembali ekonomi global yang masih lemah dan menyesuaikan kebijakan stimulus dengan hati-hati sehingga recovery yang tidak tergelincir oleh pasar keuangan yang bergejolak.

Investor asing melakukan pembelian bersih $53.760.000 senilai setelah dua sesi berturut-turut dari penjualan. Galangan kapal melonjak naik setelah adanya pesanan baru menunjukkan perbaikan lama ditunggu-tunggu di sektor yang melemah. Hyundai Heavy Industries Co Ltd naik 4,8%, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co Ltd naik 3,3% dan Samsung Heavy Industries Co Ltd naik 2,3%. Hyundai Motor Co yang datar, sementara Kia Motors Corp naik 0,2%.

Yen Jepang beringsut lebih rendah di Asia pada awal perdagangan Senin, setelah menang besar di jajak pendapat oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberi lampu hijau untuk stimulus moneter berkepanjangan. Yen yang lemah cenderung menempatkan eksportir Korea Selatan pada kerugian melawan saingan mereka Jepang di pasar luar negeri. Pembuat pakaian bayi dan produk perawatan bayi melonjak naik pada laporan penjualan mereka karena permintaan yang kuat oleh turis Cina yang jumlahnya telah meningkat tajam tahun ini. -David-
David 22 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/80033/kospi-naik-07-sektor-teknologi-pimpin-kenaikan
Read more...

Bursa Eropa Diperdagangkan Lebih Rendah, Stoxx Turun 0.1%

0 komentar
Bursa Eropa Diperdagangkan Lebih Rendah, Stoxx Turun 0.1%Financeroll - Pada pembukaan perdagangan di sesi Eropa hari Senin(22/7), indeks utama tengah berjuang tentukan arah disaat perusahaan produsen obat atau sektor farmasi bergerak turun, sedangkan untuk perusahaan sektor finansial secara meluas telah naik paska UBS AG membukukan hasil pendapatan awal kuartal ke dua di tahun 2013.

Indeks Stoxx Europe 600 turun 0.1% di level 299.56, disusul pada indeks yang lebih spesifik di wilayah Eropa, indeks DAX 30 turun 0.1% di level 8,323.09, indeks CAC 40 turun 0.2% di level 3,919.99, dan indeks FTSE 100 turun 0.2% di level 6,616.04.

Pada sektor perbankan di wilayah Eropa, saham UBS AG telah naik sebesar 3% setelah melaporkan hasil pendapatan awal di tahun 2013 ini, yang mana hasil resmi akan dirilis pada 30 Juli mendatang. Sedangkan untuk perusahaan sektor farmasi di wilayah Eropa, saham Roche Holding AG telah turun sebesar 0.9% dan saham GlaxoSmithKline PLC turun 1.1%.
Aditya Arief 22 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/80044/bursa-eropa-diperdagangkan-lebih-rendah-stoxx-turun-0-1
Read more...

Indeks Nikkei Masih Bertahan Pasca Abe Menang

0 komentar
Indeks Nikkei Masih Bertahan Pasca Abe Menang[NMForex] Financeroll – Pada penutupan indeks Nikkei di Jepang sedang mengalami masa masa yang flat pasca partainya Abe memenangkan kembali pemilihan di tingkat parlemennya lagi. Kondisi ini memang membuat pasar sedikit dapat menahan koreksi atau aksi jual pasca penguatan yen terhadap dollar awal pekan ini.

Paling tidak Nikkei juga sedikit mengambil hikmah atas kemenangan LDP pada tingkat parlemen tingkat tinggi di Jepang dan mengamankan kebijakan inflasi 2% atau biasa kita kenal dengan ABENOMICS, dan sebetulnya ini agak berpihak pada sektor ekspoter Jepang.

Namun karena hasil G20 meeting yang menganjurkan US dollar untuk tertekan, membuat yen awal pekan ini menguat sehingga sektor eksporter Jepang tak bisa mengangkat indeks Nikkei. Justru sektor telekomunikasi dan perdagangan seperti Softbank Corp dan NTT membatasi koreksi di indeks utama Jepang tersebut.

Selain G20 meeting dan menangnya partai Abe di parlemen tinggi jepang, sisi beli di indeks Jepang sedikit terbatas karena adanya deregulasi baru di sektor perbankan Cina, tetapi kami optimis bahwa Nikkei dalam waktu dekat akan menembus level 15,000nya dengan dukungan program stimulus baru dari Abe pasca kenaikan pajak penjualan.
David 22 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/80030/indeks-nikkei-masih-bertahan-pasca-abe-menang
Read more...
Sunday, 21 July 2013

Sentimen Global Mendukung, Sepekan Ini IHSG Menguat 1,96%

0 komentar
Sentimen Global Mendukung, Sepekan Ini IHSG Menguat 1,96%[NMForex] Financeroll - Sepanjang pekan ini (15-19 Juli) bursa domestik menunjukkan penguatan sebesar 1,96%. Pada perdagangan Jumat (19/7) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 4.724,41. Selama sepekan terakhir investor asing melakukan aksi jual senilai Rp 297,30 miliar. Investor asing melakukan aksi beli bersih pada Rabu (17/7) dengan nilai mencapai Rp 144,30 miliar.

Sentimen global mempengaruhi pergerakan indeks saham pada pekan ini. Pernyataan pimpinan The Fed Ben Bernanke mengenai stimulus tidak dihentikan dalam waktu cepat memberikan sentimen positif ke bursa saham. Bernanke mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan inflasi dan angka pengangguran untuk memutuskan langkah stimulus ke depan. Sebelumnya orang panik karena ada rencana stimulus dihentikan dalam waktu dekat. Namun Bernanke mengatakan stimulus tidak dihentikan dalam waktu dekat memberikan sentimen positif.

Sentimen dalam negeri yang mempengaruhi bursa saham seperti nilai tukar rupiah yang melemah ke Rp 10.000, kekhawatiran inflasi tinggi dan cadangan devisa di bawah USD 100 miliar. Investor asing belum berani masuk karena tunggu data inflasi. Faktor inflasi yang dikhawatirkan tinggi dan Rupiah memberikan sentimen ke bursa saham. Pelaku pasar mengantisipasi kinerja emiten pada semester pertama 2013. Selain itu, testimoni pimpinan The Fed Ben Bernanke juga memberikan sentimen ke bursa saham. Investor wait and see perkembangan regional laporan kinerja emiten, serta kinerja perbankan.

Laju IHSG berpotensi menguat meski fluktuasinya masih cukup tinggi pada pekan depan. IHSG diperkirakan berada di level 4.700 untuk level support. Sedangkan level resistance di 4.850-4.880. Diperkirakan akan berada di level 4.600-4.880. pelaku pasar menunggu data inflasi pada awal Agustus. [geng]
Sugeng Riyadi 21 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/79948/sentimen-global-mendukung-sepekan-ini-ihsg-menguat-196
Read more...
Saturday, 20 July 2013

Pasca Testimoni Gubernur The Fed, Pasar Domestik Masih Melambat

0 komentar
Pasca Testimoni Gubernur The Fed, Pasar Domestik Masih Melambat[NMForex] Financeroll - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan di teritori positif tapi rupiah terus melemah. Pasar melihat membaiknya ekonomi AS kontras dengan kondisi perekonomian Indonesia. Pelemahan rupiah akhir pekan ini terutama dipicu oleh akselerasi pertumbuhan ekonomi AS. Akibatnya, dolar AS masih kuat sehingga jadi tekanan negatif bagi rupiah.

Kondisi itu, terjadi setelah testimoni Gubernur The Fed Ben Bernanke kemarin. Karena itu, sepanjang perdagangan, rupiah mencapai level terlemahnya Rp 10.100 setelah mencapai level terkuatnya Rp 10.060 dari posisi pembukaan di level terkuatnya itu terhadap dolar AS.

Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (19/7) ditutup melemah 15 poin (0,l4%) ke Rp 10.070-10.085 dari posisi kemarin Rp 10.055-10.065. Testimoni Bernanke, disertai dengan rilis data ekonomi AS yang menunjukkan akselerasi pertumbuhan ekonomi yang melampaui atau kontras dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Semalam dirilis data unemployment claims AS yang sangat positif di 334 ribu dari sebelumnya 358 ribu dan prediksi 344 ribu. Ini menunjukkan percepatan pertumbuhan pada pasar tenaga kerja AS.

Selain itu, indeks manufaktur AS kawasan Philadelpia juga mengindikasikan perbaikan. Angkanya naik ke 19,8 melampaui estimasi 8,5 dari publikasi sebelumnya 12,5. Dua data tersebut mengindikasikan kesehatan ekonomi AS yang semakin positif. Bernanke mempertegas keinginannya untuk mengundur pengurangan stimulus. Tapi, meski stimulus dikurangi, tingkat suku bunga nol (0%) masih tetap diperpanjang hingga 2015. Pasar tetap saja menginterpretasikannya sebagai awal pengetatan moneter AS yang diantisipasi lebih awal.

The Fed sendiri, untuk pengurangan stimulus, menggunakan indikator inflasi dan tingkat pengangguran. The Fed menargetkan inflasi 2% dan tenaga kerja mendekati 6,5% hingga 5%. Pengurangan stimulus The Fed sebenarnya masih tergantung data ekonomi. Pasar tetap menginterpretasi bahwa laju ekonomi AS akan cepat pulih dan The Fed akan memulai siklus pengetatan moneternya cepat atau lambat. Akibatnya, secara keseluruhan jadi net positive untuk dolar AS.

Akhirnya, rupiah melemah meski dolar AS juga mengalami koreksi teknikal terhadap mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro. Indeks dolar AS melemah 0,20% ke 82,79 dari sebelumnya 82,94. Terhadap euro, dolar AS ditransaksikan melemah ke USD 1,3130 dari sebelumnya USD 1,3110 per euro.

Dari bursa saham, koreksi indeks Nikkei memang berhasil membalik sentimen pasar. Padahal, penyebabnya hanya masalah internal mereka sendiri yaitu Jepang memasuki masa pra-pemilu. indeks Hang Seng mengalami kenaikan. Sayangnya, sinyal dari indeks tersebut adalah netral karena gagal tutup di atas resistance Rp 21.400.

IHSG sejak pukul 15.45 WIB sudah terlihat tidak punya peluang tutup di atas resistance 4.750. Pada perdagangan Jumat (19/7) IHSG ditutup menguat tipis 3,98 poin (0,08%) ke posisi 4.724,411. Intraday terendah 4.706,469 dan tertinggi 4.740,058. [geng]
Sugeng Riyadi 20 Jul, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/79936/pasca-testimoni-gubernur-the-fed-pasar-domestik-masih-melambat
Read more...
 
NMForex © 2011 Main Blogger & Blogger Template & Blogging Stuff

Partner your sharing, education, business, and financial investment