Sentimen
global mempengaruhi pergerakan indeks saham pada pekan ini. Pernyataan
pimpinan The Fed Ben Bernanke mengenai stimulus tidak dihentikan dalam
waktu cepat memberikan sentimen positif ke bursa saham. Bernanke
mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan inflasi dan angka
pengangguran untuk memutuskan langkah stimulus ke depan. Sebelumnya
orang panik karena ada rencana stimulus dihentikan dalam waktu dekat.
Namun Bernanke mengatakan stimulus tidak dihentikan dalam waktu dekat
memberikan sentimen positif.
Sentimen dalam negeri yang
mempengaruhi bursa saham seperti nilai tukar rupiah yang melemah ke Rp
10.000, kekhawatiran inflasi tinggi dan cadangan devisa di bawah USD 100
miliar. Investor asing belum berani masuk karena tunggu data inflasi.
Faktor inflasi yang dikhawatirkan tinggi dan Rupiah memberikan sentimen
ke bursa saham. Pelaku pasar mengantisipasi kinerja emiten pada
semester pertama 2013. Selain itu, testimoni pimpinan The Fed Ben
Bernanke juga memberikan sentimen ke bursa saham. Investor wait and see
perkembangan regional laporan kinerja emiten, serta kinerja perbankan.
Laju IHSG berpotensi menguat meski fluktuasinya masih cukup tinggi pada pekan depan. IHSG diperkirakan berada di level 4.700 untuk level support. Sedangkan level resistance di 4.850-4.880. Diperkirakan akan berada di level 4.600-4.880. pelaku pasar menunggu data inflasi pada awal Agustus. [geng]
Sugeng Riyadi 21 Jul, 2013
Laju IHSG berpotensi menguat meski fluktuasinya masih cukup tinggi pada pekan depan. IHSG diperkirakan berada di level 4.700 untuk level support. Sedangkan level resistance di 4.850-4.880. Diperkirakan akan berada di level 4.600-4.880. pelaku pasar menunggu data inflasi pada awal Agustus. [geng]
-
Source: http://financeroll.co.id/news/
