Meskipun Indonesia masih mencatatkan defisit neraca perdagangan untuk bulan Mei 2013, kenaikan harga BBM bersubsidi diharapkan dapat membantu memperbaiki neraca perdagangan Indonesia ke depannya. Dari sisi fundamental, meningkatnya inflasi Indonesia telah memberikan harapan bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan sikap hawkish sehingga memungkinkan dapat menjadi sentimen positif bagi rupiah.
Meski demikian, kekhawatiran atas potensi pengurangan stimulus moneter Bank Sentral AS atau The Federal Reserve dalam waktu dekat dan perlambatan ekonomi China masih akan membayangi kinerja rupiah terhadap dolar AS. Di lain pihak, pergerakan rupiah masih terkendali seiring Bank Indonesia (BI) tetap berkomitmen menjaga stabilitas mata uang domestik.
Ruang penguatan rupiah lebih lanjut masih terbuka seiring dengan investor yang melihat sentimen lainnya, seperti ekonomi Indonesia yang masih dapat tumbuh positif. Di tengah kondisi global yang bergejolak, Indonesia masih memiliki pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya pada kurs tengah BI, rupiah bergerak melemah menjadi Rp 9.940 dibanding sebelumnya (1/7) di posisi Rp 9.934 per dolar AS. [geng]
Sugeng Riyadi 02 Jul, 2013 -
Source: http://financeroll.co.id/news/78225/selasa-sore-rupiah-bergerak-menguat-ke-level-rp-9-918-usd
