Selain itu, manajemen perseroan menjelaskan volume penjualan CPO perseroan sepanjang lima bulan pertama 2013 tumbuh 23% menjadi 641.707 ton dari periode yang sama tahun sebelumnya 532.131 ton. Kenaikan volume penjualan ditopang peningkatan volume penjualan di pasar domestik. Pertumbuhan volume penjualan di pasar lokal maupun ekspor masing-masing sebesar 22,7% dan 24% mendorong kenaikan penjualan hingga Mei 2013. Bila dilihat dari komposisi penjualan CPO, pasar lokal masih berkontribusi mayoritas terhadap total penjualan, sekitar 97,6%.
Di sisi lain, kenaikan volume penjualan Astra Agro juga ditopang oleh peningkatan produksi sebesar 15% dari 514.979 ton menjadi 592.237 ton. Peningkatan volume produksi juga terjadi sejalan dengan peningkatan hasil panen tandan buah segar (TBS) perseroan baik dari kebun inti maupun kontribusi eksternal.
Selain itu, Astra Agro membukukan kenaikan volume penjualan kernel hingga 78,4% menjadi sebesar 135.941 ton. Peningkatan di sisi volume penjualan CPO tidak diimbangi dengan peningkatan rata-rata harga jual. Hingga Mei 2013, harga jual produk CPO dan kernel perseroan masing-masing turun sebesar 18% dan 30,3%.
Sementara itu, Widya Wiryawan, Direktur Utama Astra Agro Lestari, mengatakan, pada kuartal I 2013, Astra Agro membukukan penjualan sebesar Rp 2,73 triliun, tumbuh 5,8% dibandingkan kuartal I 2012 sebesar Rp 2,58 triliun. Namun kenaikan penjualan tidak mampu mendorong laba bersih perseroan yang justru tercatat turun 5,5% menjadi Rp 356 miliar. Di kuartal I penjualan naik karena produksi lebih bagus dibandingkan kuartal I tahun lalu.
Pada kuartal I 2013 rata-rata harga jual CPO perseroan berada di kisaran Rp 6.466 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga jual rata-rata di kuartal I 2012 sebesar Rp 7.733 per kilogram. [geng]
David 01 Jul, 2013 -
Source: http://financeroll.co.id/news/77996/hingga-mei-2013-harga-jual-cpo-astra-agro-lestari-turun-18
