Advertise

 
Friday, 28 June 2013

Sentimen Positif Mulai Muncul, Rupiah Berpeluang Menguat

0 komentar






Financeroll - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (28/6) diprediksi menguat seiring dolar AS yang jenuh beli dan nada The Fed yang dovish.  Akhir pekan ini rupiah berpeluang melanjutkan penguatan. Sebab, penguatan dolar AS terhadap rupiah sudah mulai kehabisan momentum. 

Pada grafik harian, indikator stochastic dan oscilator nya menunjukkan kondisi jenuh beli untuk dolar AS terhadap rupiah.  Karena itu, arah rupiah Jumat ini cenderung menguat dalam kisaran  Rp 9.870 hingga Rp 9.935 per dolar AS. Selain itu, pasar mencermati pernyataan dari William Dudley, President of the Federal Reserve Bank of New York dan anggota dewan gubernur The Fed, Jerome Powell.  Kedua pejabat Fed itu masih menunjukkan pandangan yang dovish (promoneter longgar) mengenai arah kebijakan moneter sehingga seharusnya bisa kembali jadi tekanan negatif bagi dolar AS. 

The Fed akan berusaha mengurangi ekspektasi para pelaku pasar bahwa penarikan stimulus bisa terjadi lebih cepat dibadingkan proyeksi dari bank sentral AS sendiri.  Karena itu, nantinya akan ada revaluasi kembali terhadap dolar AS dan aset-aset yang selama beberapa hari terakhir mengalami pelemahan tajam akibat kepanikan pasar itu.  Semalam AS merilis data personal income yang angkanya sudah diprediksi naik jadi 0,2% dari sebelumnya 0,0%. Lalu, personal spending yang angkanya sudah diprediksi meningkat ke 0,3% dari publikasi sebelumnya -0,2%. 

Begitu juga dengan initial jobless clamis AS yang sudah diprediksi membaik jadi 347 ribu dari sebelumnya 354 ribu.  Data-data tersebut juga bisa memberikan petunjuk atas ekspektasi penarikan quantitative easing (QE).  Hanya saja, meski angka-angka tersebut memang membaik, tapi ke depannya masih ada tekanan. Sebab, seiring program ousterity (pemangkasan anggaran pemerintah) tingkat belanja konsumen agak tertekan.  The Fed juga membutuhkan penurunan tingkat pengangguran hingga 6,5% untuk menarik stimulus.
Dengan kisaran jobless claim yang masih di level 350 ribu, target tingkat penganguran itu masih sulit dicapai.  Butuh penurunan jobless claims hingga ke bawah 200 ribu untuk kembali ke level normal sebelum krisis.  Sebagai informasi, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (27/6) ditutup stagnan di level  Rp 9.920 9.930. [geng]
Sugeng Riyadi 28 Jun, 2013

-
Source: http://financeroll.co.id/news/77859/sentimen-positif-mulai-muncul-rupiah-berpeluang-menguat





Silahkan Berkomentar

 
NMForex © 2011 Main Blogger & Blogger Template & Blogging Stuff

Partner your sharing, education, business, and financial investment