Dengan laju positif ini dan ditambah dengan sentimen yang mulai mendukung mampu melanjutkan rebound nya IHSG. Apalagi gap terdekat juga sudah ditutup di level 4.561-4.619 sehingga masih ada utang gap berikutnya yang harus ditutup 4.743-4.801.
Selain itu, langkah bank sentral China yang akan menjaga suku bunga pasar uang di level yang reasonable dan kenaikan suku bunga yang terjadi belakangan ini akan segera normal kembali mempengaruhi pergerakan IHSG.
Seperti diketahui overnight repo rate
China sempat mencapai rekor tertinggi 12,85 persen pada 21 Juni, turun
47 basis poin menjadi 6 persen. Sedangkan volatilitas tinggi yang
terjadi belakangan ini karena pasar masih mencerna berita dari the Fed
terkait stimulus dan ditambah permasalahan likuiditas di China.
Di sisi lain, awan cerah yang menyelimuti bursa saham AS dan Eropa
seiring dengan membaiknya data-data ekonomi AS berimbas positif pada
laju IHSG. Pelaku pasar pun memanfaatkan aura positif tersebut untuk
banyak melakukan akumulasi beli. Apalagi mayoritas saham di BEI juga
berada pada level yang memang secara terknikal sudah sangat rendah
sehingga menarik perhatian pelaku pasar untuk masuk.
Sepanjang perdagangan kemarin, Rabu (26/6) IHSG menyentuh level 4.620,85
(level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh
level 4.470,03 (level terendahnya) di awal sesi I dan berakhir di level
4.587,73. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor
asing mencatatkan net sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy. [geng]
Sugeng Riyadi 27 Jun, 2013
-
Source: http://financeroll.co.id/news/
