Sejak tanggal 23 Mei hingga 24 Juni lalu, dana asing
cukup masif keluar dan bahkan sudah dalam posisi mengurangi posisi dana
asing tahun lalu. Tekanan jual ini bersifat global terutama dari pasar
negara berkembang, sebagian besar dari Asia.
Selain itu, negara berkembang di Asia mendapat tekanan
paling besar karena kekhawatiran dengan ekonomi China yang menurun lebih
besar dari perkiraan. Namun, tekanan jual dari investor asing melambat
dalam dua hari terakhir ini. Peluang penguatan rupiah masih terbuka
seiring dengan laporan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS yang
direvisi turun sehingga dapat memberikan tekanan mata uang AS.
Sebelumnya diestimasikan tumbuh 2,4% di kuartal I 2013. [geng]
Sugeng Riyadi 27 Jun, 2013
-
Source: http://financeroll.co.id/news/
