Estimasi itu seiring dengan produk domestik bruto (PDB) AS yang direvisi turun menjadi 1,8% dari sebelumnya 2,4%. Jika The Fed akan melanjutkan stimulus keuangannya, diperkirakan rupiah dapat kembali menguat terhadap dolar AS.
Selain itu, dolar AS mendapat sentimen positif setelah mengalami tekanan paska revisi PDB AS yang turun. Namun, saat ini dolar AS kembali menguat menyusul pernyataan beberapa pejabat The Fed yang masih mendukung reduksi stimulus akan tetap dilakukan pada tahun ini.
Pengurangan injeksi stimulus itu menimbulkan kecemasan investor sehingga mendorong pengalihan arus modal kembali ke dolar AS yang dianggap sebagai safe haven. Sebaliknya pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah bergerak menguat menjadi Rp 9.929 dibandingkan dengan sebelumnya (27/6) di posisi Rp 9.937 per dolar AS. [geng]
-
Source: http://financeroll.co.id/news/77921/akhir-pekan-rupiah-ditutup-melemah-di-level-rp-9-944-usd
